Orang Utan di Hutan Sumatera

Blog, Travel

Ketemu sama ORANG UTAN adalah salah satu bucket list yang uda lama pingin gw wujud-in. Mungkin banyak dari kalian yang bilang kenapa gak ke taman safari aja atau kebun binatang, disana kan juga ada. Iya sih bener juga, cuma dari gw penasaran sama gimana rasanya ketemu sama Orang Utan di habitat mereka secara langsung.

Salah satu tempat yang bisa mewujudkan bucket list gw ini ada di Bukit Lawang – Sumatera Utara. Lokasinya sekitar 75 km dari kota Medan atau sekitar 3.5 jam perjalanan menggunakan mobil. Kalian harus siap – siap karena untuk sampai ke Bukit Lawang kita akan ngelewatin jalanan yang berkelok – kelok di tambah banyak banget jalanan berlubang plus truk – truk besar pengangkut kelapa sawit.

Oh iya! Sebelum kesini gw saranin banget sudah nge booking tour guide yang akan nge-bantu kalian trekking, agar gak buang – buang waktu pas kalian sampai disana. Tour guide yang gw pilih waktu itu adalah Bukit Lawang Tour Trekking . Langsung klik aja link nya, disana kalian bisa melihat penawaran paket – paket tour yang sesuai. Kalau gw ngambil paket half-day trekking yang harganya 150.000/pax  (harga untuk WNI).

Setelah menempuh perjalanan dari Medan sekitar 3.5 jam gw akhirnya sampai di Bukit Lawang, yang dimana langsung di sambut sama awan mendung dan gerimis, padahal sepanjang perjalanan ke sana cuaca cerah banget dan tergolong panas, gw langsung menuju meeting point di Ecolodge Restaurant yang sudah di info oleh tour guide sebelumnya.

 

Menunggu sekitar 10 menit akhirnya ada 1 orang guide yang menghampiri gw dan langsung ngomong “Mas, ini cuaca kayak gini yakin mau tetap naik? Karena gak jamin Orang Utan nya pada keluar kalo ujan gini mas”.

Gw sempet pesimis sih, cuma kan udah jauh – jauh kesini ya kenapa gak coba – coba aja lah ya siapa tahu beruntung haha. Setelah gw meng-iya kan mau naik, gw langsung diminta melakukan pembayaran terlebih dahulu, dan setelah itu langsung menuju ke dalam hutan.

Bukit Lawang - 7Bukit Lawang - 4

Namanya juga hutan, jadi pasti jalanannya gak bagus dan tidak ada jalan setapak. Di tambah dengan kondisi hujan waktu itu jadinya tanah nya licin, becek, dan bertanah banget. Nah, dari pengalaman gw, ini ada beberapa hal yang harus di siapkan sebelum kalian mau trekking :

  1. Pakai sepatu bukan sendal
    • Usahain jangan yang bagus – bagus banget, pasti bakal ancur kena noda tanah.
  2. Pakai celana panjang
    • Namanya juga hutan pasti banyak serangga dan hewan – hewan kecil yang biasanya nge-gigitin kaki kalau pakai celana pendek
  3. Bawa jas hujan bukan payung
    • Gak ada yang tau cuaca bisa berubah tiba-tiba, kayak gw kemarin, untung banget uda siapin jas hujan jadinya selama naik keatas gak repot megangin payung, secara tangan kita harus pegangan sama pohon kanan kiri biar gak kepeleset. Bayangin kalo harus repot pegang payung juga, bisa gelinding kebawah kepeleset haha
  4. Bawa air minum
    • Walaupun di tour package nya sudah include air minum, tapi lebih baik bawa cadangan.
  5. Pakai tas ransel
    • Ini yang penting, biar gak repot bawa semua peralatan pakai tas ransel agar saat trekking lebih nyaman.
  6. Olah raga dulu sebelum trekking 
    • Karena jalanan nya nanjak dan berkelok – kelok, di saranin seminggu sebelum trekking sudah latihan olah raga dulu at least lari or jalan di treadmill biar pas naik gak kehabisan nafas haha.

 

Ok, lanjut ke pengalaman trekking.

Diawal perjalanan keatas hujan masih gerimis, tapi pas kita udah mau masuk ke dalam hutannya, hujan makin gede dan jalan yang kita lewatin pun makin bertanah dan becek, alhasil sepatu gw berubah warna jadi coklat ditambah basah karena genangan air hujan.

Naik keatas gak hanya ngelewatin hutan biasa, tapi kita juga akan ngelewatin goa sempit yang cukup gelap.

Bukit Lawang - 5

Setelah sekitar 20 menit naik keatas, guide kami mencoba untuk memanggil orang utan dan gak kunjung mendapat respon, gw pun di suruh menunggu di satu titik agar dia yang coba keliling cari di karenakan hujan makin deras. Setelah nunggu sekitar 10 menit akhirnya guide balik dan memandu lagi untuk mencari ke titik lainnya.

Bukit Lawang - 6

Gak di sangka – sangka baru berjalan sebentar lagi tiba – tiba guide nya teriak “Itu ada diatas! Langsung 3 Orang Utan! ada betina dengan anaknya, dan 1 jantan!”

Bukit Lawang - 17

Langsung setelah ketemu dengan Orang Utan, Guide memancing Orang Utan nya turun dengan buah – buahan yang sudah dia bawa sebelumnya, katanya Orang Utan ini namanya OSAMA, dan merupakan Orang Utan jantan yang paling playboy! Semua betina di deketin buat menghasilkan anak katanya (ya positive side nya kan jadi gak punah ya Orang Utan kalo makin banyak yang melahirkan haha)

Sepertinya Orang Utan disini sudah terbiasa dengan turis yang akan sibuk foto mereka dari berbagai sisi, mereka akan berpose dan diam di posisi sampai kita selesai foto mereka.

Ini jadi pengalaman yang unik banget bisa lihat Orang Utan di alam bebas kayak gini, dan yang gw salut dan seneng banget sepanjang perjalanan trekking gw gak nemu sama sekali ada sampah berserakan. Buat kalian yang mau kesini inget ya jangan nyampah karena ini habitat asli Orang Utan yang harus kita jaga bersama!

Ok itu aja untuk kali ini, semoga semakin banyak turis Indonesia yang jalan – jalan kesini ya, karena kata tour guide nya 80% masih lebih banyak di datengin sama WNA 😀

Cheers!