Benteng Bersejarah di Gorontalo

Gorontalo menjadi salah satu kota yang mungkin paling gak pernah terpikirkan oleh gue untuk dikunjungi. Buat kalian yang mungkin gak tau, kota ini berada di pulau Sulawesi. (Karena gue pas dikasih tau harus ke Gorontalo gue langsung buka peta cari tau kota ini tuh dimananya Indonesia :p)

Kesan pertama saat gue mendarat di Gorontalo, udaranya tuh cukup panas dan tropis, gak banyak bangunan gedung tinggi, dan hijau banget dimana – mana (yang jarang banget di temuin kalo di kota besar kayak Jakarta)

Kalau berbicara mengenai pilihan hotel di Gorontalo mungkin memang tidak sebanyak di kota – kota lainnya. Gue menginap di Maqna Hotel yang lokasinya sekitar 56 menit dari Jalaluddin Airport. Tempat ini gue pilih karena berdasarkan review online, hotel ini merupakan hotel terbaik yang ada di Gorontalo dan terhubung dengan “Gorontalo Mall” yang katanya mall satu – satunya di Gorontalo. (Harga menginap di hotel ini sekitar Rp 720.000 an semalam)

Setelah check-in dan gue langsung bergegas ke salah satu tempat wisata yang cukup terkenal di Gorontalo, namanya “Benteng Otanaha”. Karena kota Gorontalo yang tidak terlalu besar, gue cuma membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai di lokasi dari hotel.

Benteng Otanaha ini terletak di atas bukit Kelurahan Dembe 1, menurut warga lokal benteng ini dibangun sekitar tahun 1522. Benteng ini memiliki 4 buah tempat persinggahan, ada sekitar 348 buah anak tangga yang harus kita lewati sebelum sampai di puncak benteng.

Dari puncak benteng ini kita bisa dengan jelas melihat keseluruhan kota Gorontalo.

Kalau ditanya mengenai sejarah pembangunan benteng ini, terdapat 2 versi yang sampai saat ini belum terverifikasi kebenaranya.

Versi pertama, sekitar abad 15 berdiri Kerajaan Pinogu diperintah Raja Wadipalapa. Ketika raja ini mangkat, kerajaan Pinohu berubah nama menjadi Tuwawa (Suwawa), lalu berubah lagi menjadi kerajaan Bune pada tahun 1481. Sampai sekitar tahun 1585, muncul salah seorang keturunan raja yang digelari rakyatnya dengan Wadipalapa II. Singkat cerita raja tersebut ingin memperluas daerah kerajaannya dan akhirnya tiba di Dembe, menemukan Benteng Otanaha ini di atas bukit.

Versi kedua, menceritakan Portugis yang membuat kesepakatan dengan pihak kerajaan Gorontalo untuk memperkuat keamanan negeri, maka dibuatlah benteng di Kelurahan Dembe yang dinamai Benteng Otanoha ini.

Apapun sejarahnya, Benteng Otanoha ini menjadi salah satu ikon wisata kota Gorontalo yang wajib dan pasti tidak akan dilewatkan sama wisatawan kalau berkunjung ke Gorontalo ini.

Kalian pernah mampir ke Gorontalo juga? Tempat apa aja yang kalian kunjungi?

Selamat Berpetualang! Cheers!

(20-21/8/2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s