こんにちは Tokyo!

Konnichiwa!

Di post kali ini gue akan share perjalanan gue ke salah satu kota yang terkenal di dunia yaitu Tokyo, Jepang!

Gue tiba di Tokyo tanggal 13 Maret 2019 sekitar jam 12 malam dari Korea (cerita tentang Korea bisa kalian lihat disini : 36 Jam di Seoul), jadinya setelah sampai di Haneda Airport gue langsung menuju hotel buat istirahat.

IMG_5968

Keesokannya setelah breakfast di hotel, spot pertama yang gue kunjungin adalah Asakusa Kannon Temple.

IMG_5970

Tapi sebelum menuju kesana gue mampir di salah satu tempat rental kimono untuk ngerasain gimana sih rasanya pake kimono langsung di Jepang.

20190314_042035925_iOS20190314_032645826_iOS

Buat kalian yang pingin ngerasain pengalaman pake kimono ini gak usah bingung buat nyarinya karena di jalan menuju Asakusa Kannon Temple ada banyak banget toko – toko rental kimono di kanan kiri jalan.

IMG_6008IMG_6010

Ternyata memakai kimono gak semudah yang dibayangkan, ada berbagai lapis pakaian yang harus di pakai, bahkan dalemannya aja perlu kita ganti.

Stop sebentar dari cerita tentang Kimono. Pas ke Jepang ini gue juga beruntung banget karena sebenernya musim bunga sakura bermekaran itu sekitar akhir bulan Maret, karena gue berangkat di tanggal 10an, gue pikir gak akan bisa melihat sakura, tapi turns out ada beberapa pohon yang sudah bermekaran. Salah satunya yang dibawah ini. Letaknya tepat di seberang toko tempat rental kimono.

IMG_6005IMG_6026

Selain pohon ini sepanjang jalan di Tokyo sudah banyak juga ternyata bunga sakura yang bermekaran, cuma memang belum banyak dan hanya 1 – 2 pohon saja.

20190314_071058396_iOS

Perjalanan ke Asakusa Kannon Temple pun di mulai setelah gue siap dengan kimono dan sendal kayu khas ala Jepang. Karena jarak tempat rental kimono dan kuil ini tidak jauh, jadinya bisa di akses dengan berjalan kaki.

IMG_6015IMG_603420190330_033021352_iOSIMG_6032

Selain berjalan kaki, kalian bisa ke Asakusa Kannon Temple menggunakan Jinrikisha atau biasa di sebut becak Jepang sama orang Indonesia. Tapi harganya lumayan fantastis karena untuk waktu sekitar 15 menit kalian harus membayar 4.000 – 6.000 yen atau sekitar IDR 500.000,-

20190314_050821554_iOS

Asakusa Kannon Temple

Sedikit cerita tentang kuil ini. Asakusa Kannon Temple ini adalah kuil yang tertua di Tokyo. Menurut legenda, sekitar abad ke 7, ada dua orang nelayan yang menemukan patung Kannon (Dewi yang murah hati dalam agama Buddha) pada jaring mereka, lalu kuil ini dibangun sebagai tempat bernaung patung ini. Sejak saat itu kuil ini terus di perbesar beberapa kali hingga kuilnya menjadi besar seperti saat ini.

IMG_6064IMG_6040IMG_6056IMG_6057IMG_6065IMG_6061IMG_554520190401_005747778_iOS

Selain kuil, tempat ini juga memiliki shopping street untuk berbelanja berbagai oleh – oleh khas Jepang.

IMG_6035

Setelah puas berkeliling di Asakusa, gue mampir ke restaurant Origami Asakusa untuk makan siang.

IMG_6109IMG_6113IMG_557520190326_002014944_iOS

Perjalanan pun dilanjutkan ke Tokyo Skytree, yang merupakan menara tertinggi di Jepang yang sekaligus merupakan menara tertinggi kedua di dunia (634 m) setelah burj khalifa.

IMG_6038IMG_6161IMG_6193IMG_6163IMG_6171IMG_6167IMG_6189IMG_6178

Gak lengkap rasanya kalo ke Tokyo tanpa menginjakan kaki di Shibuya, sebuah distrik yang terkenal banget karena keramaian di Shibuya Crossing nya.

IMG_6202IMG_6215IMG_6229IMG_6233

Banyak banget yang bisa kita lakukan di Shibuya, dari berfoto dengan patung Hachiko sampai berbelanja di berbagai toko terkenal.

IMG_6237IMG_623520190402_131708804_iOS

Setelah puas berbelanja di Shibuya, gue nyempetin berkeliling di daerah Ginza dan nyobain daging kobe di daerah Ginza ini. Gue harus merogoh kocek sekitar 9,200 Yen atau sekitar IDR 1,200,000,-

IMG_627320190414_131530765_iOSIMG_6269IMG_6268

Rasanya gimana? Ya memang kalo harga gak bisa bohong. Dagingnya lembut banget dan juicy.

IMG_6258IMG_6262

Karena Jepang itu terkenal dengan makanan yang enak – enak banget, setelah dari Ginza, gue berkeliling ke 4 lokasi lainnya untuk nyobain makanan di malam itu.

1. Gyukatsu Motomura

IMG_6312IMG_6326IMG_6315IMG_6316IMG_6322

SEENAK ITU. yep, itu aja komen gue buat makanan yang satu ini.

2. Chicken Wing & Horse Meat Sashimi

IMG_6336IMG_6337IMG_6340

Restaurant ini terkenal dengan black-pepper chicken wing nya yang gurih banget, udah gitu restaurant nya cukup unik karena lokasinya yang ada di basement dan kursi tempat duduknya ala jepang banget. Cocok buat kalian yang mau punya pengalaman authentic makan ala Jepang.

IMG_6338IMG_6352

Selain chicken wing, ada juga Sashimi dari daging kuda. Yep. DAGING KUDA.

IMG_6349

Pertama – tama gue cukup takut buat nyobainnya, tapi kapan lagi kan mumpung lagi disini? Rasanya hampir sama dengan salmon sashimi, yang membedakan adalah di tekstur dagingnya yang lebih berserat.

3. Sushi

IMG_6368IMG_6367IMG_6371

Gak lengkap ke Jepang kalau kita gak makan Sushi, restaurant sushi disini semuanya sudah di operasikan dengan tablet untuk pemesanannya, mirip Genki Sushi yang ada di Jakarta.

4. Mutekiya Ramen

IMG_6383IMG_6384

Ramen juga merupakan makanan khas di Jepang. Gue sempet nyobain ramen yang lagi hits di Jepang yaitu Mutekiya. Karena restaurannya kecil, mungkin hanya muat sekitar 10 orang, kita harus menunggu sekitar 1 jam untuk bisa masuk ke restaurant ini. Tapi worth it banget. Di udara yang lagi dingin sekitar 5 – 10°C , makan ramen jadi kerasa 2 kali lipat enaknya.

IMG_6420IMG_6421IMG_6427

Ok cukup buat makanan, sekarang kita bahas yang lain ya.

Jepang juga terkenal dengan Gachapon! Sebuah mesin yang akan mengeluarkan berbagai kapsul setelah di masukan koin, rata – rata kalian harus memasukan 200 – 500 yen untuk bisa mendapatkan kapsul mainan dari mesin ini.

IMG_6904IMG_6915

Adanya dimana? Jangan khawatir untuk mencari – cari Gachapon, karena hampir di setiap corner daerah Jepang pasti punya mesin ini. Bahkan sampai di dalam restaurant.

IMG_6920

Sama kalo kalian ke Jepang jangan lupa nyobain berbagai minuman botol disini. Enakk!

IMG_6914IMG_6333IMG_6921

Berlanjut ke hari berikutnya. Hari ini gue dedikasikan untuk Disney! Bukan rahasia lagi kalau Tokyo Disney Sea merupakan salah satu Disney theme park terbaik yang ada di bandingkan dengan theme park lainnya yang ada di belahan dunia lain.

20190328_135943385_iOS

And guess what? Tokyo Disney Sea memiliki suasana yang beda dari Disneyland. Suasananya tidak seperti Disneyland yang penuh dengan castle dan fairy-tale, tapi Tokyo Disney Sea terlihat lebih adventurous.

IMG_6470IMG_6469IMG_6496IMG_6499IMG_6501IMG_6592IMG_6586IMG_6494IMG_6584IMG_6605IMG_6511IMG_6489IMG_6539IMG_6590

Tokyo Disney Sea ini juga terkenal dengan popcorn nya! Jadi di setiap lokasi akan ada popcorn stall yang menjual popcorn dengan rasa berbeda juga dengan tempat – tempat popcorn yang lucu – lucu banget! Gue waktu itu nyobain popcorn rasa kari karena mau ngejer dapet tempat popcorn mickey kayak dibawah ini.

IMG_6828

Nah ada satu nih pertunjukan yang gak boleh kalian lewatin disini. Lokasi pertunjukanya di Mermaid Lagoon. Dari lokasinya sudah unik karena kalian seperti masuk ke istananya King Triton.

IMG_6793

IMG_6520IMG_6524IMG_6529IMG_6537

Overall, Disney memang gak pernah mengecewakan!

IMG_6780IMG_5622

Gue menghabiskan waktu sekitar 8 jam di sini, dan setelah itu menuju ke restaurant all you can eat untuk makan malam.

IMG_6906IMG_6890

Sampai disini cerita tentang perjalanan gue ke Jepang. Karena keesokan harinya adalah hari terakhir gue di Jepang dan setelah breakfast di hotel, gue langsung bergegas ke Narita Airport untuk pulang.

IMG_7061IMG_7062IMG_7075

Selamat Berpetualang! Cheers!

(13-16/3/19)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s