Belitung di Tahun Baru

Ngajak keluarga pergi liburan adalah salah satu bucket list gue di 2018, dan Puji Tuhan tahun ini bucket list itu bisa terwujud!

yosidi111 (1 of 70)

Kenapa Belitung? Karena tempat ini adalah tempat yang family friendly banget, kita bisa explore tempat – tempat alam yang menarik dengan jalan dan lokasi yang tidak terlalu ekstrim untuk di lalui.

31 Desember 2018 gue tiba di Belitung dengan keadaan cuaca yang cukup ekstrim, bahkan pesawat yang gue tumpangi sempat batal mendarat karena lebatnya hujan dan angin di sekitar bandara yang akhirnya kita harus naik kembali dan berputar menunggu keadaan membaik sekitar 15-20 menit di atas awan.

yosidi111 (70 of 70)

Setibanya di Belitung, gue langsung di sambut dengan local guide yang sudah gue booking dari Jakarta dengan harga yang cukup terjangkau, IDR 1.800.000,-/pax untuk 3 hari 2 malam.

Destinasi pertama yang gue kunjungi adalah replika SD Muhammadiyah Gantong yang terkenal karena film Laskar Pelangi. Kenapa replika? Karena sekolah aslinya sudah di renovasi jadi replika ini di buat menyerupai sekolah lama yang ada di film Laskar Pelangi.

yosidi111 (5 of 70)yosidi111 (4 of 70)yosidi111 (3 of 70)yosidi111 (2 of 70)

Gak jauh setelah itu kita mampir di Museum Kata Andre Hirata yang merupakan pengarang novel legendaris Laskar Pelangi yang sukses membuat Pulau Belitung terkenal.

yosidi111 (8 of 70)yosidi111 (6 of 70)yosidi111 (7 of 70)yosidi111-2-of-26.jpgyosidi111 (5 of 26)yosidi111 (4 of 26)

Selain film Laskar Pelangi, Belitung juga terkenal dengan kota asal salah satu politisi terkenal yaitu AHOK. Rumah kediaman Ahok atau biasa di sebut Kampoeng Ahok, jadi salah satu destinasi yang gak mungkin di lewatin oleh turis yang berkunjung ke Belitung.

yosidi111 (11 of 70)yosidi111 (9 of 70)yosidi111 (10 of 70)

Nah! Tepat di sebelah pekarangan rumah Ahok, kita bisa melihat salah satu daun terkenal di Belitung yaitu Daun Simpor, bentuknya hampir mirip dengan daun pisang, tapi punya bentuk yang lebih besar.

yosidi111 (12 of 70)

Dan hari pertama di tutup dengan sunset di Pantai Tanjung Pendam.

yosidi111 (14 of 70)yosidi111 (15 of 70)yosidi111 (7 of 26)


Ok stop sebentar ngomongin tempat wisata.

Selain tempat wisata, Belitung juga terkenal dengan Kuliner dan Kopi nya!

Ini adalah beberapa tempat makan dan warung kopi yang sempet gue kunjungi :

1. Mie Belitung WAN BIE

Gak lengkap kalau kita ke Belitung tapi gak nyobain langsung Mie Belitung yang lengkap di temani Teh Jeruk Koci hangat yang merupakan ikon kota Belitung.

yosidi111 (1 of 1)-2

2. Bakso Ikan Pak Long

Terletak di warung yang cukup kecil, bakso Ikan Pak Long ini ternyata enak banget!

yosidi111 (67 of 70)yosidi111 (68 of 70)yosidi111 (69 of 70)

3. Kepiting Asap di Raja Seafood Restaurant

Karena letaknya yang strategis di pesisir pantai, Belitung sangat terkenal dengan seafoodnya yang fresh banget! Dan salah satu seafood yang kalian gak boleh lewatin adalah kepiting asapnya Belitung ini.

yosidi111 (32 of 70)

3. Soto Mak Jannah

Soto yang cukup unik karena dengan kuah gurih dengan campuran bihun, ayam suir, dan lontong ini menyajikan rasa yang berbeda di lidah.

yosidi111-1-of-1-3.jpgyosidi111 (61 of 70)

4. Waroeng Kopi Ake

yosidi111 (59 of 70)yosidi111 (13 of 70)

5. Kong Djie Coffee

yosidi111 (33 of 70)yosidi111 (35 of 70)yosidi111 (34 of 70)yosidi111 (36 of 70)yosidi111 (37 of 70)yosidi111 (38 of 70)


Lanjut ke perjalanan wisata di hari kedua!

Di hari kedua ini seharusnya gue melakukan island hoping dan snorkeling di beberapa pulau di sekitar Belitung. Tapi karena cuaca hujan dan angin yang sangat kenceng, akhirnya kita di larang untuk berlayar dan hanya bisa menikmati beberapa titik wisata yang berada di dekat kota. Kalian bisa lihat beberapa foto dibawah ini, bukti gimana besarnya ombak di sekitar pantai di Belitung waktu itu.

Destinasi pertama yang gue datengin adalah Pantai Tanjung Tinggi yang (again) menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi.

yosidi111 (17 of 70)yosidi111 (16 of 70)

Tumpukan – tumpukan batu granit di lokasi ini  sebenarnya adalah bagian dari batuan dasar Indonesia bagian barat yang disebut sebagai Batolit. umurnya diperkirakan 65-200 jutaan tahun, yang menurut beberapa ahli adalah hasil pembekuan magma yang bersifat asam, yaitu dengan kandungan silika yang tinggi lebih dari 65%.

yosidi111 (12 of 26)yosidi111 (10 of 26)yosidi111 (20 of 26)

Gak jauh dari pantai Tanjung Tinggi, kita bisa melihat Batu Garuda dari kejauhan

(efek gak bisa nyebrang ke pulau nya jadi cuma bisa liat dari pinggiran pantai)

yosidi111 (22 of 70)yosidi111 (20 of 70)yosidi111 (21 of 70)

Setelah mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi, gue nyempetin juga buat mampir ke salah satu museum sejarah di Belitung yaitu Museum Tanjung Pandan.

yosidi111 (54 of 70)yosidi111 (47 of 70)yosidi111 (53 of 70)yosidi111 (50 of 70)yosidi111 (48 of 70)yosidi111 (55 of 70)yosidi111 (56 of 70)yosidi111 (41 of 70)yosidi111 (42 of 70)yosidi111 (44 of 70)yosidi111 (43 of 70)yosidi111 (45 of 70)yosidi111 (49 of 70)

Kalau berkunjung ke tempat ini, pastiin kalian explore bagian belakang dari museum ini. Karena di belakang ada sebuah kandang dengan 2 ekor Tupai Selat yang punya 3 warna, konon katanya tupai ini hanya bisa di temukan di pulau Belitung.

yosidi111 (57 of 70)yosidi111 (58 of 70)

Karena seperti yang gue mention kalau hujan membuat gue gak bisa explore ke pulau – pulau di sekitar Belitung, akhirnya hari kedua ini di tutup dengan gue balik lagi ke Pantai Tanjung Tinggi untuk nge lihat sunset.

yosidi111 (15 of 26)yosidi111 (14 of 26)yosidi111 (17 of 26)yosidi111 (19 of 26)


Hari Ketiga!

Sekitar jam 10 pagi kita keluar hotel buat ngunjungin Rumah Adat Belitung.

yosidi111 (62 of 70)

Fun facts dari Rumah Adat Belitung Ini, kalo di perhatiin di tangga yang ada di depan rumah ini me-represent seberapa kaya nya orang yang tinggal di dalam rumah ini, Katanya semakin kaya orangnya maka bakal semakin banyak anak tangga yang ada di depan rumah ini.

Gak jauh dari rumah adat Belitung, ada 1 destinasi wisata Belitung terakhir yang gue kunjungin sebelum balik ke Jakarta, namanya Danau Kaolin.

yosidi111 (63 of 70)yosidi111 (66 of 70)yosidi111 (24 of 26)

Tempat ini sebenernya terbentuk karena aktifitas galian untuk mencari Kaolin (clay) yang merupakan salah satu hasil tambang dari Belitung. Selanjutnya hasil tambang ini dikirimkan ke luar pulau untuk bahan baku pabrik cat dan kosmetik.

yosidi111 (1 of 1)yosidi111 (18 of 26)

Overall, Belitung adalah destinasi wisata yang cukup asik buat kabur dari sibuknya kota Jakarta buat liburan keluarga. Sibuk boleh, yang penting jangan lupa liburan ya!

Selamat Berpetualang! Cheers!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s